LOKAKARYA 6 PENDIDIKAN GURU PENGGERAK ANGKATAN VI 2023 KAB. ACEH SINGKIL DI LAKSANAKAN DI GEDUNG CABDIN ACEH SINGKIL-SUBULUSSALAM
Pengajar Praktik Kab. Aceh Singkil, BGP Provinsi Aceh, Fasilitator Nasional |
Aceh Singkil, Aceh. Pelaksanaan Lokakarya 6 Pendidikan Guru
Penggerak Angkatan VI 2023 Kab. Aceh Singkil di selenggarakan di Kantor Cabdin
Aceh Singkil-Subulussalam, dengan Tema :
“Pemimpin Pembelajaran Keberlanjutan Pengembangan Diri dalam Pengembangan Sekolah”
Inovasi dalam dunia pendidikan, hal yang diperlukan
untuk menciptakan transformasi ekosistem pendidikan di sekolah. Langkah awal
yang bisa dilakukan bersama adalah melakukan Problem Solving. Kemampuan awal
dalam menemukan masalah dan memecahkan masalah dengan baik. Tiga poin penting
dalam melakukan problem solving, yaitu: Terintegrasi, saling gotong royong, dan
kolaborasi sebagai satu tim dalam rangka mengawal kemajuan Pendidikan. Sebagai CGP, dapat menggerakkan guru lainya agar mutu pendidikan meningkat, himbau Pelaksana Tugas Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Aceh Singkil, di wakili Oleh Kabid GTK Pak Sugiarto. S.Pd. Kemudian Penyampaian dari Ketua Penanggung Jawab PGP Provinsi Aceh dalam Lokakarya 6 ini, CGP mampu mengidentifikasi dan mengembangkan sekolah masing-masing. Mengetahui kekuatan Posisi diri CGP. Setelah Lokakarya 6 ini, ada Festival Hasil Panen belajar. Pada Puncak ya nanti dapat memamerkan hasil Karya dari Semua CGP yang sudah melaksanakan Pendidikan selama 6 Bulan Lebih. Lokakarya ke 7 Perlu Dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Aceh Singkil, Pemerintah Daerah, Kantor Cabdin dari Bu Intan Novianti, S.PSi. dalam sambutan kegiatan lokakarya
6 angkatan VI di Gedung Kantor Cabdin Aceh Singkil - Pemko Subulussalam, Ketapang Indah Kec. Singkil Utara, 08
April 2023.
Lokakarya 6 angkatan VI ini memiliki tujuan menghasilkan rencana
kerja 1 tahun untuk pengembangan sekolah, mengidentifikasi kekuatan diri yang
mendukung program sekolah, dan menyusun rencana penguatan kompetensi diri untuk
mendukung program sekolah.
Kegiatan lokakarya 6 angkatan VI di Kabupaten Aceh Singkil ini
dihadiri oleh 27 Calon Guru Penggerak (CGP), 5 Pengajar Praktik/Pendamping
(PP), Plt Kadisdikbud diwakilkan Pak Sugiarto, S.Pd Kabid GTK Disdikbud Aceh Singkil, Pak Handoko, SP, M.Eng Kasi Gtk Mutu dari Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Cabang Dinas Kota Subuussalam
- Aceh Singkil dan Pejabat BBGP Provinsi Aceh selaku satker penyelenggara program
PGP di wilayah Provinsi Aceh, Ibu Intan Novianti, S.PSi, Pak Nofrijal, S.Pdi Dkk.
Mengutip dari Kata Pengantar Dirjen GTK ( Iwan Syahril ) Pemimpin
sekolah, dalam berbagai literatur disebut berperan besar dalam menentukan
keberhasilan sekolah karena ia mempunyai tanggung jawab dalam mensinergikan
berbagai elemen di dalamnya. Seorang pemimpin sekolah yang berkualitas akan
mampu memberdayakan seluruh sumber daya di ekosistem sekolahnya hingga dapat
bersatu padu menumbuhkan murid-murid yang berkembang secara utuh, baik dalam
rasa, karsa dan ciptanya. Tak dipungkiri, pemimpin sekolah merupakan salah satu
aktor kunci dalam terwujudnya Profil Pelajar Pancasila. Untuk dapat menjalankan
peran-peran tersebut, seorang pemimpin sekolah perlu mendapatkan pendidikan
yang berkualitas sebelum ia menjabat.
Program Pendidikan Guru
Penggerak (PPGP),
sebagai bagian dari rangkaian kebijakan Merdeka Belajar Episode kelima, didesain untuk mempersiapkan
guru-guru terbaik Indonesia untuk menjadi pemimpin sekolah yang berfokus pada
pembelajaran (instructional leaders). Melalui berbagai aktivitas pembelajaran
dalam PPGP, kandidat kepala sekolah masa
depan diharapkan dapat memiliki kompetensi dalam pengembangan diri dan
orang lain, pengembangan pembelajaran, manajemen sekolah serta pengembangan
sekolah.
Program
Pendidikan ini memiliki harapan besar agar lulusan PPGP dapat mewujudkan standar nasional pendidikan untuk menjamin
mutu pendidikan di seluruh wilayah negeri ini, di mana keberpihakan pada murid
menjadi orientasi utamanya. Upaya pemenuhan kandidat kepala sekolah yang lebih
optimal menuntut penyesuaian pada desain pembelajaran PPGP. Karena itu,
terhitung dari angkatan kelima durasi program diefisiensikan dari sembilan
menjadi enam bulan. Selain itu, PPGP juga menerapkan diferensiasi proses untuk
peserta di daerah yang memiliki akses terbatas, baik dari segi transportasi
maupun telekomunikasi. Namun, terlepas dari moda penyampaian yang beragam, para
Calon Guru Penggerak (CGP) di seluruh Indonesia sama-sama mempelajari
materi-materi bekal kepemimpinan
dengan sistem on-the-job learning dimana selama belajar, guru tetap menjalankan
perannya di sekolah sekaligus menerapkan pengetahuan yang didapat dari ruang
pelatihan ke dalam pembelajaran di kelas. Pendekatan pembelajaran juga tetap
menggunakan siklus inkuiri yang sarat dengan refleksi dan praktik langsung,
baik bersama sesama CGP maupun rekan sejawat di sekolah. Pendampingan di lapangan juga tetap menjadi kunci dari keberhasilan
implementasi konsep di kelas atau satuan pendidikan Calon Guru Penggerak dalam Praktik baik Proses Pembelajaran.
Tentu
saja, seluruh upaya tersebut tidak akan berhasil tanpa peran berbagai tim pendukung
yang telah bekerja keras dan berkontribusi positif mewujudkan penyelesaian
bahan ajar ini serta membantu terlaksananya PPGP. Kami mengucapkan terima kasih
dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pengembang modul, tim digitalisasi, serta fasilitator, pengajar praktik
dan instruktur. Semoga Allah Yang Mahakuasa senantiasa memberkati upaya
yang kita lakukan demi transformasi pendidikan Indonesia. Amin.
Salam Ramadhan,, Untuk Guru Penggerak!
Tergerak, Bergerak, dan Menggerakkan.
Editor : Ridwan,S.Pd ( c ) M.Pd.
Pengajar Praktik Angkatan
VI,Kemendikbud.
No comments: